Cara Ndeso Bikin Sate Baso Rasa Pedas Gurih

“tee, sattee..” Bagi mereka yang tinggal di kawasan pemukiman pasti sudah tidak asing dengan panggilan yang menggoda tersebut. 😀

Yak, sate adalah jajanan yang biasanya dijual di jalanan dan kawasan pemukiman penduduk padat khas urban.

Sate biasanya dijual di malam hari namun jika Anda sudah tidak sabar untuk segera mencicipi sate maka Anda bisa mencoba resep sate baso pedas berikut.

Resep sate baso pedas kali ini bisa menjadikan Anda ketagihan karena rasanya yang ada gurih-gurihnya gitu. Penasaran seperti apa rasanya? Mari kita sate..

Sate, Darimanakah Dirimu Berasal?

sate-kambing

Sate Kambing – pixabay.com

 

Sate, selain dijual di jalanan dan kawasan pemukiman padat penduduk juga banyak dijual warung-warung tenda pinggir jalan. Bahkan ada beberapa restoran yang menyajikan menu sate sebagai menu utamanya.

Di Indonesia, varian sate yang banyak dikenali orang adalah sate Madura yang biasa terbuat dari daging ayam atau kambing dengan bumbu kecap manis atau bumbu kacang dan sate Padang yang terbuat dari jeroan kambing atau sapi yang direbus dengan mencampur bumbu dan rempah-rempah dan dihidangkan dengan saus kuah kuning.

Varian sate lain yang beredar di Indonesia adalah sate Ponorogo, sate Tegal yang terbuat dari daging kambing muda, sate Ambal yang berbahan daging ayam kampung dengan bumbu tempe tumbuk, sate Buntel yang terbuat dari potongan daging sapi atau kambing yang dibungkus selaput membran daging.

Jika dilihat dari bahan utamanya maka varian dari sate lebih banyak lagi dan kaya rasa. Seperti sate kelinci yang biasa dijual di kawasan pegunungan yang dingin, sate kuda, sate bandeng, sate tuna, sate telur puyuh, sate bekicot, sate kerang, sate usus dan banyak lagi.

Dari sekian jenis dan varian sate di atas sebenarnya dari mana sate berasal? Apakah dari Jawa Barat karena memiliki sebuah kantor gubernur dengan nama Gedung Sate? ataukah dari Madura? atau dari Padang?

Secara geografis, belum ada tempat atau daerah di Indonesia yang dipastikan menjadi asal usul sate. Akan tetapi, sate diduga menyebar sampai ke seluruh nusantara bahkan ke mancanegara karena pengaruh dari jalur pedagang muslim sekitar awal abad ke-19.

Kini, walaupun setelah menyantap sate rasanya seakan terlempar sampai ke langit ke tujuh Anda tetap harus berhati-hati dalam mengkonsumsinya.

Menurut penelitian, sate mengandung zat karsinogen (penyebab kanker) akibat dari proses pemanggangan daging dengan menggunakan arang. Namun, Anda tak perlu khawatir karena ternyata timun atau ketimun memiliki zat anti-karsinogen.

Lalu, beranikah Anda mencoba resep sate baso pedas rasa gurih berikut? Mari kita sate mereka.. 😀

Resep sate baso pedas rasa gurih

Berikut adalah bahan utama dan cara membuat sate baso pedas rasa gurih.

Bahan utama:

30 butir baso sapi, bersihkan

15 buah cabai rawit, iris tipis

2 sdm kecap manis

1 sdm minyak goreng

10 buah tusuk sate

Bumbu untuk dihaluskan:

100 gram kacang tanah, digoreng

8 butir bawang merah

5 siung bawang putih

1 sdt merica

½ sdm gula pasir

1 sdt garam

Cara membuat sate baso pedas:

1. Tusuk baso dengan tusuk sate dan rapihkan.

2. Campur semua bahan bumbu halus, tambahkan cabai rawit, minyak goreng dan kecap kemudian aduk hingga merata.

3. Bakar sate baso yang sudah disusun tadi sambil dioleskan menggunakan bumbu halus hingga matang kecoklatan.

4. Jika sudah selesai sajikan di atas alas daun pisang dan tambahkan irisan jeruk nipis dan ketimun sebagai penyeimbang.

5. Sate baso pedas siap untuk disantap.

Itulah cara membuat resep sate baso pedas. Gimana? Cukup mudah kan cara membuatnya? Resep sate baso pedas ini dapat Anda sajikan disaat santai bersama sahabat dekat atau pasangan Anda. Selamat mencicipi!

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *