Ini Dia Resep Rica Rica Kelinci dan Faktanya yang Imut

“Ih.. lucu banget.. ” begitulah kira-kira ucapan yang sering terlontar dari beberapa orang ketika melihat kelinci. Namun, beranikah Anda jika mengolahnya menjadi resep kelinci bumbu rica-rica?

Resep kelinci rica-rica dan sate kelinci biasa disajikan di daerah pegunungan atau daerah yang mempunyai ketinggian 400m hingga 1000m dpl.

Daerah tersebut biasanya beriklim sejuk dan dingin dan menjadi habitat yang pas untuk kelinci. Dan di daerah tersebut banyak orang yang ingin menyantap resep atau olahan makanan yang panas-panas seperti resep daging kelinci rica-rica atau sate kelinci.

Anda ingin merasakan lezatnya dagin kelinci rica-rica? Mari kita lihat rahasia dapurnya.

Kelinci dan Faktanya yang Imut

kelinci-putih

Kelinci Putih – wikimedia.org

 

Kelinci memang imut dan lucu. Pada awalnya hewan ini adalah liar dan hidup di dataran Afrika hingga daratan Eropa yang beriklim sejuk.

Di Indonesia sendiri dari beberapa tahun sejak kelinci dibawa oleh orang-orang Belanda telah menjadi ternak peliharaan untuk santapan dan sebagian lagi menjadi ternak hias.

Sebagai ternak peliharaan, jika dipelihara dengan sangat baik maka usia kelinci dapat mencapai 10 (sepuluh) tahun.

Namun masih banyak beberapa orang yang beranggapan bahwa daging kelinci ini haram untuk dimakan. Alasan mereka adalah hewan ini memiliki cakar seperti kucing mirip hewan-hewan pemangsa lain.

Akan tetapi sesuai hasil sidang di Jakarta pada tanggal 12 Maret 1983, Komisi Fatwa MUI menetapkan bahwa daging kelinci halal untuk dikonsumsi.

Daging kelinci yang menurut beberapa orang rasanya mirip dengan rasa daging ayam ini juga mempunyai banyak manfaat yang baik bagi kesehatan.

Manfaat yang didapat setelah mengkonsumsi daging kelinci menurut beberapa orang antara lain mampu menyembuhkan penyakit asma, mampu menambah vitalitas pria  dan menjaga kesuburan wanita.

Manfaat lain adalah daging kelinci dapat dijadikan sebagai menu diet bagi penderita jantung dan kolesterol karena kandungan kolesterol yang rendah jika dibandingkan sapi dan ayam.

Selain kandungan kolesterol yang rendah, daging kelinci yang berwarna putih ini juga memiliki kandungan protein yang cukup tinggi jika dibandingkan dengan ayam, domba dan sapi.

Nah, saatnya kita mempersiapkan bahan dan alat untuk membuat resep rica-rica daging kelinci. Selamat mencoba!

Resep kelinci rica-rica

Berikut adalah bahan utama, bahan untuk bumbu halus dan cara membuat kelinci rica-rica:

Bahan utama:

250 gram daging kelinci segar, dicuci bersih dan potong dadu

2 gelas kaldu kelinci (direbus dari tulang kelinci)

1 buah tomat, iris kasar

1 batang daun bawang, iris kasar

1 buah bawang bombay, iris kasar

3 buah cabai merah keriting, iris kasar

5 buah cabai rawit hijau, iris kasar

3 sdm kecap manis

2 sdm margarin

Garam secukupnya

Gula pasir secukupnya

Bahan untuk bumbu halus:

3 buah bawang merah

3 siung bawang putih

1 sdt lada hitam

½ sdt ketumbar

Kemiri secukupnya

Cara membuat rica rica kelinci:

1. Haluskan bawang merah, bawang putih, lada hitam, ketumbar, dan kemiri.

2. Panaskan margarin di wajan hingga meleleh.

3. Masukkan bumbu halus, tumis hingga harum, lalu masukkan irisan bawang bombay, cabai merah keriting, dan cabai hijau. Tumis hingga layu.

4. Masukkan kaldu kelinci, lalu masak hingga mendidih.

5. Setelah campuran kaldu dan bumbu mendidih, masukkan daging kelinci dan aduk-aduk sebentar. Pastikan daging dan bumbu kaldu tercampur rata. Kemudian tutup wajan dan masak daging selama 15-20 menit hingga daging empuk dan warnanya berubah sedikit pucat.

6. Masukkan kecap manis, aduk hingga merata.

7. Tambahkan garam dan gula pasir sesuai selera. Lalu masukkan irisan tomat dan daun bawang. Masak sebentar hingga tomat dan daun bawang layu serta kuah mengental.

8. Rica-rica daging kelinci siap untuk disajikan.

Itulah resep rica-rica daging kelinci yang dapat Anda jadikan alternatif santap malam Anda bersama keluarga. Selamat menikmati!

 

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *